Aspek Keamanan Pangan Daging Beku dalam Cold Storage

Untuk menjaga keamanan pangan, spesifikasi cold storage juga harus diperhatikan. Penyimpanan daging di cold storage yang aman di Indonesia melibatkan pengaturan suhu yang tepat, pemilihan jenis cold storage yang sesuai, dan pemeliharaan kebersihan serta keamanan. Berikut aspek penting lingkungan cold storage:

  • Daging segar harus disimpan pada suhu 0-4°C (chilled room).  Menyimpan daging segar yang akan digunakan dalam waktu dekat (misalnya 1-2 hari).
  • Daging beku pada suhu di bawah -18°C (freezer room) untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan menjaga kualitas. menyimpan daging beku yang akan disimpan lebih lama (misalnya 6-12 bulan untuk sapi, 1 tahun untuk ayam).
  • Blast Freezer: Untuk pembekuan cepat daging agar kualitasnya tetap terjaga.
  • Daging yang akan disimpan lebih lama: Bekukan dengan suhu di bawah -18°C.

Pemeliharaan dan Kebersihan

  • Suhu yang stabil: Penting untuk menjaga kondisi daging agar tetap aman dan layak konsumsi.
  • Kebersihan: Jaga kebersihan cold storage untuk mencegah kontaminasi.
  • Pengaturan rak: Rak penyimpanan yang fleksibel dapat membantu mengatur daging dengan rapi dan memastikan aliran udara yang baik.
  • Aksesibilitas: Desain pintu dan sistem penguncian yang aman penting untuk menjaga suhu dan mencegah gangguan eksternal.

Teknologi Pengontrol Suhu
Cold storage dilengkapi dengan teknologi pengontrol suhu untuk menjaga suhu tetap konsisten. Teknologi ini penting untuk menjaga kondisi ideal bagi penyimpanan daging.

Jika anda sedang  mencari kontraktor cold storage, silakan konsultasi lebih lanjut dengan menghubungi nomer di bawah.

Related articles

CV Rinjani Refrigeration – Spesialis Refrigeration System

CV Rinjani Refrigeration adalah perusahaan spesialis dalam refrigeration system. Baik perbaikan (repair), maintenance dan kontraktor untuk kebutuhan seperti cold storage, airblas freezer dan chiller room….